[Suratul Taubah 118-122]

Posted on

Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kamu kepada Allah dan hendaklah kamu berada bersama-sama orang-orang yang benar. (119) Tidaklah patut bagi penduduk Madinah dan orang-orang yang di sekeliling mereka dari orang-orang “A`rab” ketinggalan daripada (turut berperang bersama) Rasulullah; dan tidaklah patut mereka mengasihi diri mereka sendiri dengan tidak menghiraukan Rasulullah. Yang demikian kerana sesungguhnya (tiap-tiap kali) mereka merasai dahaga dan merasai penat lelah dan juga merasai lapar (dalam perjuangan) pada jalan Allah dan (tiap-tiap kali) mereka menjejak sesuatu tempat yang menimbulkan kemarahan orang-orang kafir dan juga (tiap-tiap kali) mereka menderita sesuatu yang mencederakan dari pihak musuh melainkan semuanya itu ditulis bagi mereka: (pahala) amal yang soleh. Sesungguhnya Allah tidak menghilangkan pahala orang-orang yang berusaha memperbaiki amalannya.(120) Dan tidak pula mereka membelanjakan sesuatu perbelanjaan yang kecil atau yang besar dan tidak mereka melintas sesuatu lembah, melainkan ditulis pahala bagi mereka, supaya Allah membalas dengan balasan yang lebih baik dari apa yang mereka telah kerjakan. (121) Dan tidaklah (betul dan elok) orang-orang yang beriman keluar semuanya (pergi berperang); oleh itu, hendaklah keluar sebahagian sahaja dari tiap-tiap puak di antara mereka, supaya orang-orang (yang tinggal) itu mempelajari secara mendalam ilmu yang dituntut di dalam agama dan supaya mereka dapat mengajar kaumnya (yang keluar berjuang) apabila orang-orang itu kembali kepada mereka; mudah-mudahan mereka dapat berjaga-jaga (dari melakukan larangan Allah). (122)

Ayat ini dipedengarkan sewaktu aku menghadiri khutbah di Masjid Paya Terubong oleh khatib khutbah pada hari itu iaitu Ustaz Salman Ali. Ayat ini juga terkesan bagi mereka-mereka yang sedang berjihad. Tidak kira dalam bentuk jihad yang mana sekalipun , selagi dia membawa ketakwaan dan setiap yang dilakukan itu hanyalah semata-mata kerana Allah, maka Allah meletakkannya sebagai amalan-amalan orang-orang yang soleh. Dalam ayat tersebut juga menyatakan bahawa kita seharusnya meletakkan kecintaan kita kepada Allah dan Rasul melebihi kepentingan diri kita.

Ayat ini menjadi perangsang buat diriku yang sedang mencari ilmu untuk meneruskan kehidupan berbekalkan cahaya ilmu sebagai penyuluh kehidupan.  Moga Allah panjatkan doaku supaya setiap amlan ku ini tergolong dlm amalan orang2 yang soleh. InshaAllah

amin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s